Entah kenapa selalu kepikiran untuk bikin lagi blog pribadi, meski sebenernya saya sendiri gak pinter menulis dan kadang males ngurus. Tapi yah, bikin aja deh...
Hari ini, saya bersama seluruh rekan kerja di sebuah hotel mengalami hal yang tidak pernah kami bayangkan: PHK secara mendadak . Alasan yang disampaikan cukup jelas—pergantian manajemen dan rencana renovasi terhadap bangunan hotel. Sejujurnya, kabar tentang rencana renovasi ini sudah pernah beredar sejak awal tahun . Namun semuanya masih sebatas isu internal, dengan informasi yang tidak pasti. Manajemen hanya menyebutkan bahwa renovasi mungkin akan dilakukan di pertengahan tahun. Tapi karena tidak ada tanggal pasti dan terus diundur, kami semua mengira proses itu belum akan berjalan dalam waktu dekat. Tanpa diduga, kami akhirnya diberi kabar resmi hanya 15 hari sebelum renovasi dimulai . Saat rapat pengumuman itu digelar, suasana ruangan penuh keterkejutan. Tidak ada satu pun dari kami yang benar-benar siap. Sebagian hanya terdiam, sebagian lain saling menatap seakan mencari kepastian dalam ketidakpastian. Apalagi di tengah situasi saat ini, di mana gelombang PHK sedang mengh...
Rabu, 19 Februari 2025 Alhamdulillah melewati 2024 seperti tahun-tahun biasanya, ngga banyak atau mungkin hanya sedikit sekali pecapaiannya. Alhamdulillah masih diberi nikmat rezeki dalam berbagai bentuk oleh Allah SWT. Untuk 2025? Diri ini bisa dibilang semakin jauh dari kebaikan, merasa setiap ucapan & tindakan diri ini tidak baik. Aku berharap tahun ini bisa kembali memperbaiki segalanya, terutama dalam beribadah. Aku bukan tipe orang yang mengutarakan segalanya di publik, hanya mengutarakan hal-hal yang mungkin bisa meringankan sedikit kemelut pikiran, seringnya lebih banyak menerima dengan ikhlas dan diam. Oh, dan sepertinya aku akan coba kembali membaca buku-buku di tahun ini, jika dulu seringnya membeli buku-buku novel, di tahun ini aku coba mulai dengan membaca buku Sirah Rasulullah karya Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri. 2025 ini hanya berharap niat untuk memperbaiki diri ini diberikan kelancaran. Amiin. Irfn Bandung
Lima tahun, memang ngga terasa waktu berlalu begitu cepat, begitu banyak hal-hal yang kualami, pahit manis dunia yang dulu sering diceritain sama orang tuaku, akhirnya sedikit demi sedikit aku merasakannya. Pernah satu titik aku merasa hampa, mau ngapa-ngapain itu kayak ngga ada tujuan pasti, bingung rasanya. Ini juga mau nulis entah harus mulai dari mana, mungkin harus aku tulis secara perlahan
Comments
Post a Comment